Minggu, 28 Agustus 2011

Aku "tidak" ingin menjadi Indonesia

Ke-Indonesiaan ku dibangun dari suatu tradisi pendidikan. Waktu Sekolah dasar aku diminta untuk menghafalkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Kata guruku, Pancasila adalah ideologi dan UUD 1945 merupakan dasar negara. Keduanya sama-sama sakral waktu itu, dan tidak dapat dirubah. AKu pun mengafalkannya dengan segala daya upaya, agar aku tetap menjadi Indonesia.

Apa yang terjadi saat ini, ternyata UUD 1945 ku telah berubah. Aku pun tidak lagi menghafalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar